Sosok di Dalam Kegelapan

Tinggalkan komentar

Desember 31, 2014 oleh nugraheniismyname

sedih yang da3a0

Aku mengintip sosoknya dari balik lubang kegelapan. Aku tidak berani mendekatinya karena dia memang ingin sendiri.

Aku selalu tidak mengerti dengan dirinya. Dia selalu dirundung kesedihan. Kesedihan yang dalam, kosong, dan berkepanjangan. Ia sedih tapi ia tidak bisa menangis. Bila hal itu menyerangnya, dia hanya akan berbaring di tempat tidur karena badannya terasa berat. Dia juga hanya ingin sendiri mengurung diri bersama dirinya sendiri. Dia tidak merasa bersemangat dan tidak antusias melakukan segala hal. Dia tidak peduli dengan dirinya sendiri. Bahkan dia menghukum dirinya sendiri dengan tidak makan atau melewatkan makanan karena memang dia juga kehilangan selera makan.

Kadang-kadang aku ingin menghiburnya agar dia tidak sedih seperti itu. Tapi kesedihannya berbeda dengan kesedihan pada umumnya. Kalau sedih biasa, dia bisa dihibur dan merasa senang kembali bila dia melakukan apa yang ia suka dan ia bisa mendapatkan apa yang ia suka. Berhubung sedihnya berbeda maka ia tidak mempan dihibur oleh apapun karena memang ia sudah kehilangan minat dan ia tidak antusias terhadap apapun. Apa yang ia gemari hilang, apa yang ia impikan lenyap, dan ia benar-benar kehilangan dirinya sendiri.

Dia hanya ingin tidur atau tidak tidur sama sekali walau ia berada di tempat tidur. Bila ia terpaksa melakukan sedikit kegiatan atau suatu hal yang kecil saja ia langsung merasa sangat lelah sekali seperti ia baru saja mendaki bukit yang tinggi.

Terkadang, rasa sedih yang aneh itu akan menghilang. Tapi kesedihan itu akan menyerangnya sewaktu-waktu, tak mengenal kondisi dan tak mengenal situasi. Setelah menyerang, maka perasaan itu akan hinggap selama berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Sesekali perasaan marah, benci, takut, cemas, gelisah, dan pikiran-pikiran buruk lainnya juga ikut hinggap dan menguasainya dirinya.

Aku tidak bisa melakukan apa-apa untuk menolongnya karena memang tidak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya bisa membiarkan dirinya sendiri bersama dengan dirinya. Mungkin hanya sesekali menghiburnya walau itu tidak memiliki efek apa-apa, atau hanya sekedar mengingatkan jika ia memiliki Tuhan. Tuhan yang bisa menguatkan dirinya dan bisa mencegah dia melakukan hal-hal buruk terhadap dirinya sendiri.

Terkadang aku berpikir apakah dia ini anak yang manja atau hanya ingin mencari perhatian saja. Namun pikiranku salah karena pada dasarnya ketika ia dihinggapi kesedihan yang aneh, ia tidak ingin didekati atau diganggu oleh siapapun. Ia hanya ingin sendiri dan mengisolasi dirinya sendiri. Apalagi bila ia terpaksa berada di keramaian, berinteraksi dengan orang-orang, berkegiatan dengan orang-orang, atau bertemu orang, ia selalu bersikap jika dirinya normal dan baik-baik saja sehingga tidak ada orang yang tahu jika pikiran, jiwa, dan dirinya benar-benar kacau.

Pada akhirnya, aku hanya bisa mendoakannya, semoga suatu saat nanti pertolongan akan datang padanya karena hal itu benar-benar membuatnya menderita. Mengharapkan pertolongan? Sepertinya hanya dia dan ijin dari Tuhanlah yang bisa menolong dirinya sendiri. Dan pesanku padanya, tetap bertahan dan tetap semangat berjuang melawan diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Desember 2014
S S R K J S M
« Okt   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Top Rated

HTML hit counter - Quick-counter.net
free counters
free counters

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 170,141 hits
%d blogger menyukai ini: