Apa yang Terjadi dengan Dia?

Tinggalkan komentar

Desember 27, 2014 oleh nugraheniismyname

Dia sering didera ketakutan dan mencemaskan segala hal. Bila hal itu menyerangnya, dia akan merasa panik, tangan dan kakinya terasa dingin, perutnya seperti diaduk-aduk, jantungnya berdenyut cepat dan tak beraturan, dia ingin bersembunyi, bingung, merasa tidak ada tempat untuk berlindung, tak ada seorangpun yang bisa melindunginya, tak ada siapapun yang bisa menyelamatkannya, merasa terancam, dan merasa sesuatu yang buruk akan menimpanya dan menimpa seseorang atau apapun yang dipikirkannya.

disorder
Pikiran-pikiran itu begitu kuat menguasai kepalanya. Dia bukannya tidak sadar. Dia sadar jika pikiran-pikiraan seperti itu benar-benar membuatnya menderita. Apabila serangan ketakutan itu datang di keadaan yang ramai, dia akan berusaha melawan ketakutan itu dan itu membuatnya menderita, sangat menderita. Dia akan menunggu hingga dia berada di keadaan yang sunyi terutama pada malam hari, mengisolasi diri, kemudian dia akan menangis ketakutan seperti anak kecil sepanjang malam hingga dia lelah dan tertidur.
Sungguh dia yang malang…
Dia berpikir dan berharap keesokan harinya, ketika dia bangun, semua pikiran-pikiran yang menakutinya akan hilang. Tapi apa kenyataannya… Jika pada saat itu dia harus ketakutan maka ketakutan itu akan selalu memenuhi kepalanya. Pagi hari yang cerah dan segar pun bisa menjadi neraka bagi dirinya, menghambat kegiatannya, benar-benar melumpuhkannya, dan membuatnya tidak bisa berpikir. Apapun aktivitas yang dilakukan tidak mampu menghentikan ketakutan dan kecemasan di dalam otaknya. Bila otak dan jiwanya sedang butuh ketakutan dan kecemasan maka tak ada yang bisa menghalangi pikiran-pikiran itu menyerang dan menguasai dirinya.
Aku menyebutnya dia yang malang. Kenapa? Apabila ketakutan dan kecemasan berlalu, bukan berarti dia bisa bernafas lega. Hal lain akan menyerangnya… Depresi, kemarahan, kebencian, kesepian, dan dia selalu berharap dia tidak dilahirkan di dunia ini. Apakah dia selalu dikuasai pikiran negatif yang menghancurkan seperti itu? Tidak. Dia juga bisa merasa paling bahagia, merasa kreatif, memiliki banyak ide yang memenuhi kepalanya, merasa tenang sekali seperti tidak memiliki masalah, percaya kepada Tuhan jika Tuhan akan menolong dan mengabulkan apapun yang dia impikan.
Yah itulah dia, satu hari dia bisa berpindah-pindah kondisi. Pagi hari, dia bangun tidur dan merasa hidupnya kosong dan dia tidak memiliki perasaan atau emosi untuk dirasakan. Dia tidak merasa sedih, tidak merasa bahagia, tidak merasakan semangat, dan merasa otak dan jiwanya kosong. Namun dia tidak begitu saja menyerah dengan kondisi itu. Dia akan berusaha sekuat tenaga untuk melawan. Terkadang dia berhasil menang terhadap pikirannya sendiri. Tapi, apakah bisa dikatakan itu berhasil? Atau memang sebenarnya kondisi itu yang telah mundur untuk sementara?
Karena apa yang terjadi setelah kekosongan dan kehampaan mundur dari menguasai dirinya? Kemarahan dan kebencian akan berganti menguasai dirinya. Tak peduli dia melakukan aktivitas apa. Perasaan marah dan benci benar-benar menguasainya. Ia marah dan benci apa saja. Ia marah dan benci kepada dirinya sendiri, benci kepada orang-orang yang berada di dekatnya, benci kepada keadaannya. Dan itu tadi, dia benci semua hal. Apabila kebencian dan kemarahan melanda, bila dia berada di keramaian, dia akan diam menahan perasaan itu agar orang lain tidak tahu. Tapi itu, dia akan mendiamkan semua orang yang berada di dekatnya, tak peduli dia orang baik atau orang yang jahat terhadapnya. Apabila dia juga merasa benci dan marah dengan orang yang baik padanya maka setelah periode kemarahan hilang, dia akan bersalah setengah mati. Dia akan menyalahkan dirinya sendiri dan benci terhadap dirinya sendiri. Tapi bila dia marah dengan orang yang pernah berbuat buruk kepadanya. Niscaya dia akan menjauh dan tidak sudi bekerja sama atau berteman baik lagi dengan orang itu.
Hanya itu?
Tidak. Bahkan ada saat ketika kepalanya dikuasai semua pikiran yang menghancurkannya seperti ketakutan, kemarahan, kebencian, kesedihan, rasa bersalah, penyesalan, dan semua pikiran yang buruk lainnya. Ketika semua itu menyerangnya, dia benar-benar hilang kendali. Dia akan memukul kepalanya atau membenturkan kepalanya di tembok, menampar pipinya, menjambak pipinya, mencekik lehernya sendiri. Entah apa yang dia lakukan? Dia menghukum dirinya sendiri atau apa? Mencari perhatian? Tidak! Dia tidak mencari perhatian. Karena dia melakukannya itu ketika malam hari, ketika semua tidur. Tidak ada seorang pun yang tahu perang dan kekacauan yang ada di kepalanya.
Bahkan dulu, ketika kondisinya benar-benar parah. Dia masuk rumah sakit dan setiap kali dia terjaga, dia akan berteriak ketakutan,bingung, cemas, gelisah, dan seperti berada di kegelapan seorang diri tanpa bantuan dan tanpa harapan. Bila perawat datang membawa suntikan, maka dia akan disuntik hingga dia tertidur. Tapi bila dia bangun tidur, dia akan kacau lagi. Tapi dia harus tetap sadar, dia selalu berusaha melawan dirinya sendiri. Yah, hidupnya dihabiskan untuk melawan dirinya sendiri.
Menyedihkan bukan?
Dia selalu ingin melarikan diri dari pikiran dan dirinya sendiri. Tapi itu tidak mungkin terjadi, dia bisa saja berlari dan melarikan diri dari dirinya sendiri tapi kenyataannya dia hanya berlari berputar-putar dengan pikiran-pikiran kacau yang mengejarnya. Jika ia lelah berlari, ia tersungkur, dan pikiran-pikirannya akan menyergap dan menguasainya. Begitu seterusnya dia alami dari dia anak-anak menginjak remaja hingga dia telah berada di umur yang dewasa. Selama itu, dia habiskan waktu dengan berperang melawan pikiran-pikirannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Desember 2014
S S R K J S M
« Okt   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Top Rated

HTML hit counter - Quick-counter.net
free counters
free counters

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 171,062 hits
%d blogger menyukai ini: