Tempat Sampah

Tinggalkan komentar

Mei 29, 2012 oleh nugraheniismyname

Tempat Sampah

Salam Pardes dan 5 Sahabat Hantu!

Apakah kamu pernah dijadikan tempat sampah / pelimbahan / benda semacamnya oleh teman sendiri. Maksud begini, misal teman kamu itu sering sekali berkeluh kesah, curhat saat dia sedang sedih atau sedang terkena masalah. Nah, kamulah yang dijadikan tempat curhat oleh teman. Dalam hal ini, kamu merupakan tempat sampah untuk menampung sampah teman kamu. Saya menyebut masalah / kesedihan dan semacamnya dengan sampah saja, ya? Terserah kamu mau setuju atau tidak dengan istilah saya.

Sebenarnya, maksud tulisan ini apa?

Jadi begini lho, setiap manusia pasti punya teman dan sahabat. Biasanya, dalam pertemanan itu pasti ada yang dinamakan curhat antar teman jika teman sedang sedih atau terkena masalah (khususnya masalah cinta). Beberapa teman yang sedang sedih atau sedang mengalami masalah percintaan biasanya curhat dengan teman / sahabat yang dipercaya. Teman – teman sering mengeluh ini dan itu tentang pacarnya kepada kamu. Teman – teman juga sering merasa kecewa dengan pacarnya. Dan yang lebih agak berat sedikit jika teman kamu itu dikhianati pacarnya. Berhubung teman kamu itu termasuk manusia yang tidak bisa menghadapi masalahnya sendiri atau teman kamu itu butuh ditemani saat ia sedih maka teman – teman kamu itu curhat dengan kamu. Teman – teman kamu itu curhat hingga menangis darah campur nanah, bahkan teman – teman kamu itu juga tidak ingin hidup lagi akibat dari kehidupan percintaannya.

Sebagai teman, kamu akan selalu mendengarkan dengan penuh ketulusan curahan hati teman – teman kamu itu. Bahkan jika ia minta pendapat dan saran dari kamu maka kamu akan dengan senang hati memberi saran dan pendapat sesuai dengan pemikiran kamu. Ketika teman kamu sedang sedih karena patah hati dan kecewa maka setiap saat ia akan menghubungi kamu. Teman kamu itu tidak bisa menguasai diri saat sedih maka ia harus menceritakan kesedihannya kepada kamu. Pokoknya, jika teman kamu sedih pasti larinya kepadamu. Kamu kasih saran dan penghiburan yang macam – macam supaya teman kamu tidak terlalu bersedih.

Sungguh suatu perbuatan yang mulia jika kita sebagai manusia bisa menghibur teman yang sedang sedih. Tapi, ada tapinya….

Saat teman kamu itu sudah melupakan kesedihannya. Misalnya, pacarnya yang selingkuh telah kembali padanya atau teman kamu itu juga sudah melupakan kekecewaannya kepada pacarnya. Otomatis teman kamu itu telah menjadi senang dan bahagia kembali, maka dia lupa kepadamu alias melupakanmu. Sungguh suatu yang tragis dan ironis, saat teman bersedih, kamu dijadikan tempat sampah sedangkan saat teman kamu bahagia, kamu ditendang entah kemana? Bahkan, semua saran dan pendapat yang kamu berikan untuk sahabatmu waktu sahabatmu itu sedih tak dihiraukan oleh sahabatmu tersebut. Jadi, saat kamu ngomong memberi saran dan pendapat hanyalah seperti suara anjing yang mengonggong. Saranmu itu hanya didengarkan tapi tak diterapkan. Menurut saya, hal ini cukup menyebalkan.

Oleh karena itu, saya bisa mengambil sebuah kesimpulan. Saat teman / sahabat kamu sedang berkeluh kesah maka cukup didengarkan saja dengan baik. Apalagi bagi perempuan, menurut saya, ketika teman perempuan sedang curhat maka cukup didengarkan saja. Karena, mereka hanya butuh didengarkan saat mereka bercerita. Mereka hanya butuh mengungkapkan perasaannya saja. Rata – rata sebagian perempuan tidak butuh solusi, mereka hanya butuh didengarkan saat mereka berkeluh kesah. Jadi, tak usah capek – capek memberi saran / pendapat bagi teman perempuan yang sedang berkeluh kesah karena mereka tetap akan mengikuti kata hati dan perasaan mereka sendiri.

Contoh : saat teman perempuan kamu diselingkuhi oleh pacarnya. Dia akan mati bunuh diri maka kamu menyarankan supaya teman perempuan kamu itu melupakan pacarnya, atau teman kamu itu harus cari cowok baru. Saran kamu akan sia – sia saja jika ternyata teman perempuan kamu itu rela diselingkuhi karena teman perempuan kamu itu sangat cinta mati dengan pacarnya. Apalagi dengan sedikit kata – kata indah dan rayuan serta maaf palsu, teman perempuan kamu bersedia menerima kembali pacarnya yang telah berkhianat. Begitulah perempuan, hatinya sangat lembut sehingga seorang perempuan tetap setia, tabah dan ikhlas serta berhati seluas samudara untuk menerima laki – laki yang telah menyakitinya.

Oleh karena itu saya menyarankan, janganlah ingat teman saat sedih atau kerepotan saja. Saat senang juga harus ingat dengan teman. Dan juga jika teman – teman perempuan sedang sedih, kita tidak usah capek – capek memikirkan jalan keluar karena pada akhirnya, sahabat perempuan kita itu tetap saja akan menuruti kata hati. Jadi saran yang tepat jika teman meminta saran adalah, “Turuti saja kata hatimu!”.

Apakah pembaca yang budiman mengerti apa yang saya tulis. Sebenarnya saya juga agak bingung menuliskan uneg – uneg saya. Tapi ya itu inti cerita saya. Walaupun kita hanya diingat teman saat teman susah tapi kita jangan membenci teman kita. Karena kebencian hanya akan mengotori hati saja.

Sekian dan terimakasih.🙂

»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Mei 2012
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Top Rated

HTML hit counter - Quick-counter.net
free counters
free counters

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 171,062 hits
%d blogger menyukai ini: