Air Sumur dan 3 Pohon

1

Mei 20, 2012 oleh nugraheniismyname

Air Sumur dan 3 Pohon

Rumah tempat saya tinggal di kelilingi pohon – pohon yang besar dan menjulang. Maklum, karena rumah tempat saya tinggal diapit oleh hutan belantara dan hutan rimba. Apakah pembaca yang budiman tahu rumah Edward Cullen? Nah, seperti itulah kira – kira gambaran rumah tempat saya tinggal. Hehehe  

Pada suatu hari, ayah saya menyuruh tetangga untuk menebang tiga pohon besar di samping rumah karena ayah saya berniat membuat rumah mini di samping rumah. Tiga pohon itu merupakan pohon nangka, pohon suweg dan pohon mangga. Ketiga pohon itu sangat besar dan akar – akar pohonnya kemana – mana. Kata tetangga, “Jika pohon tidak ditebang maka akar – akarnya bisa mendongkel pondasi rumah dan rumah tempat tinggal saya nan megah pun bisa ambruk.”  hehehehe

Selama beberapa hari, tetangga menebang pohon. Setelah pohon di tebang, maka ada tanah yang cukup lapang untuk dibuat rumah mini. Saya juga tidak tahu tujuan ayah membuat rumah mini tersebut. Singkat kata singkat cerita, maka berdirilah rumah mini di samping rumah utama.

Berhubung saat ini merupakan musim penghujan, maka satu hari setelah rumah mini berdiri, turunlah hujan lebat.  Hujan lebat ini disertai dengan petir dan angin kencang. Hujan turun sehari semalam. Udara juga terasa sangat dingin sehingga orang – orang di rumah pun tidur hingga pagi hari. Pagi harinya, hujan telah reda tapi mendung masih menggelayut manja di langit sehingga keindahan langit biru menjadi tak nampak.

Seperti biasa, semua aktivitas dimulai saat pagi hari, karena tendon air telah habis persediaan airnya, maka saya memencet tombol pompa air untuk memompa air dari sumur supaya masuk ke tendon air. Lalu, dari tendon air, air bisa digunakan untuk masak, untuk mandi, untuk cebok, untuk menyiram tanaman dan sebagainya. Beberapa hari ini, tanaman tidak perlu disiram karena Tuhan telah menyiram tanaman di bumi melalui air hujan. Sehingga, saya sangat berterimakasih atas kemurahan Tuhan tersebut.

Tak disangka tak diduga, apa yang terjadi? Ternyata, air yang keluar  dari tendon air berwarna cokelat seperti air banjir. Padahal selama ini, air tidak pernah keruh walaupun turun hujan selama berminggu – minggu. Selain itu, sumur di rumah saya tinggal juga termasuk sumur yang penuh berkah. Mengapa penuh berkah? Karena sumur ini tidak pernah kering walau ada kemarau panjang.

Setelah melalui diskusi panjang, maka seisi rumah pun mengambil kesimpulan jika air keruh dan berwarna cokelat itu diakibatkan dari penebangan tiga pohon. Tapi apa yang bisa diperbuat? Lalu, ibu pun berniat akan menanam beberapa bibit pohon di sekitar rumah dan sumur untuk mencegah supaya air sumur menjadi tidak keruh lagi saat hujan turun.

Selama beberapa hari, air sumur tetap keruh sehingga saat saya cuci muka, serasa ada butiran – butiran tanah yang masuk ke mata saya. Akhirnya, untuk minum dan memasak ibu membeli air isi ulang. Sebenarnya, saya juga agak malas mandi karena air sangat keruh. Tapi mau bagaimana lagi? Kalau saya mandi dengan air galon isi ulang pasti ibu akan mengeluarkan biaya banyak untuk membeli air galon isi ulang. Saya dan anggota keluarga lain pun, mau tak mau mandi dengan air keruh tersebut.

Mungkin cerita saya tadi terbaca biasa saja tapi bagi saya terlintas sebuah pertanyaan. Tiga pohon yang ditebang bisa menyebabkan air sumur menjadi keruh. Lalu bagaimana jika ada banyak pohon yang ditebang? Pasti pembaca yang budiman sudah tahu jawabannya karena banyak pakar, banyak media, banyak organisasi yang membahas tentang lingkungan. Saya hanya ingin berkata, cintailah pohon / tanaman. Janganlah menebang pohon sesuka hati karena satu pohon sangat bermanfaat bagi semua makhluk di bumi ini.

Saya juga minta maaf  kepada pohon – pohon di dekat rumah yang telah ditebang, maafkan karena kami telah menebangmu, pohon – pohon. Karena kami menebangmu, maka sumur sebagai sumber air sekaligus sebagai sumber kehidupan kami menjadi keruh. Kami berusaha akan menanam pohon lagi untuk menggantikan pohon – pohon yang telah ditebang supaya air sumur tidak keruh saat hujan tiba.

Demikian cerita sederhana tentang air sumur dan pohon. Hidup Pohon! Hidup tanaman! Sekian dan terimakasih.

One thought on “Air Sumur dan 3 Pohon

  1. mervisiano mengatakan:

    Wah memang kekuatan alam seperti pohon memang penting.
    Cara mengatasi air keruh di http://hydocoteknik.com/

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Mei 2012
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Top Rated

HTML hit counter - Quick-counter.net
free counters
free counters

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 171,062 hits
%d blogger menyukai ini: