PENGEMBANGAN POLA AGRIBISNIS TERNAK KAMBING ETAWA DENGAN SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI DI KECAMATAN KALIGESING

2

Maret 17, 2012 oleh nugraheniismyname

ABSTRAK

PENGEMBANGAN POLA AGRIBISNIS TERNAK KAMBING ETAWA DENGAN SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI DI KECAMATAN KALIGESING

Oleh

Nugraheni

Pola pengembangan agribisnis ternak Kambing Etawa dengan sistem pertanian terintegrasi antara tanaman dan ternak sudah diupayakan di Desa Tlogoguwo dan Desa Donorejo melalui gabungan kelompok kegiatan dua desa tersebut. Dua desa ini telah melakukan fermentasi daun yang melimpah saat musim penghujan yang digunakan untuk persediaan pakan pada saat musim kemarau.  Sebagian besar peternak  di  Desa Tlogoguwo dan Donorejo telah memanfaatkan limbah kotoran ternak dan susu Kambing Etawa.

Penelitian ini bertujuan bertujuan agar pengembangan pola agribisnis ternak Kambing Etawa menggunakan sistem pertanian yang terintegrasi antara pakan dan ternak diterapkan di Kecamatan Kaligesing khususnya di pusat pengembangan ternak Kambing Etawa supaya peternak yang sebelumnya hanya fokus pada pembibitan dan budidaya ternak beralih memanfaatkan produk yang dihasilkan seperti susu, daging, kulit dan kotoran Kambing Etawa.

Metodologi yang digunakan adalah penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif karena sistem pertanian terintegrasi termasuk dalam model perencanaan. Model dapat diartikan suatu sistem yang terdiri atas elemen-elemen yang saling tergantung satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Model yang dipakai dalam penelitian ini adalah model deskriptif yang menggambarkan suatu fenomena. Model deskriptif menggambarkan kondisi-kondisi masa sekarang dan masa lalu namun tidak berusaha untuk meramalkan atau memberikan rekomendasi. Jenis model ini misalnya grafik, foto-foto, tabel-tabel, laporan keuangan dan sebagainya.

Pada analisis usahatani dihasilkan keuntungan yang berbeda antara pola pengembangan ternak tanpa system pertanian terintegrasi dan pola pengembangan agribisnis dengan system pertanian terintegrasi. Hal ini dapat diketahui dari keuntungan peternak di Desa Pandanrejo pada skala cabang usaha, peternak tanpa menerapkan system pertanian terintegrasi memperoleh pendapatan sebesar Rp. 2.935.070,00/bulan sedangkan peternak anggota Gapoktan yang telah membuat fermentasi makanan dan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk di Desa Tlogoguwo dan Desa Donorejo memperoleh pendapatan sebesar Rp. 3.327.150/bulan. Pendapatan yang berbeda ini karena di Desa Tlogoguwo dan Desa Donorejo telah memanfaatkan kelebihan daun hijau pada saat musim penghujan untuk difermentasi sebagai cadangan makanan musim kemarau. Selain itu, gapoktan juga telah melakukan pembuatan pupuk yang bisa mendatangkan keuntungan.

Pengembangan pola agribisnis ternak dengan system pertanian terintegrasi juga bisa memberikan keterkaitan ke belakang diantaranya dan keterkaitan ke depan yang tidak terdapat pada pengembangan ternak tanpa system pertanian terintegrasi. Keterkaitan ke belakang tersebut diantaranya Fermentasi makanan dari daun-daun hijau yang bisa digunakan untuk persediaan pakan pada musim kemarau sehingga peternak tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli pakan. Keterkaitan ke depan diantaranya munculnya kegiatan perahan dan pengolahan susu Kambing Etawa di Desa Tlogoguwo bisa memberikan tambahan penghasilan penduduk dan kegiatan mengolah limbah ternak Kambing Etawa bisa memberikan tambahan pendapatan bagi peternak

Pada uraian diatas maka pola pengembangan agribisnis Ternak Kambing Etawa dengan system pertanian terintegrasi bisa meningkatkan pendapatan peternak melalui penghematan biaya membeli pakan karena adanya fermentasi makanan dan adanya penjualan pupuk organic yang bisa memberikan keuntungan bagi peternak. Selain itu, dampak yang diakibatkan dari adanya kegiatan agribisnis ini bisa memberikan peluang untuk berusaha bagi peternak dan penduduk di desa tersebut. Oleh karena itu, pengembangan dengan pola ini perlu diterapkan di seluruh pusat pengembangan Kambing Etawa di Kecamatan Kaligesing.

2 thoughts on “PENGEMBANGAN POLA AGRIBISNIS TERNAK KAMBING ETAWA DENGAN SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI DI KECAMATAN KALIGESING

  1. Arlini Putri mengatakan:

    ini kan skripsimu mba henul,,,,

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Top Rated

HTML hit counter - Quick-counter.net
free counters
free counters

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 15 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 171,062 hits
%d blogger menyukai ini: